You are here: Home Article Ketua MA Sandang Sabuk Hitam Karate

PB FORKI

Ketua MA Sandang Sabuk Hitam Karate

E-mail Print PDF

Ketua MA M Hatta Ali muncul di hadapan 21 karateka muda dengan mengenakan seragam beladiri warna putih. Dalam acara yang digelar di ruang Wirjono Prodjodikoro Gedung MA itu, Hatta Ali mendapatkan sabuk hitam Dan 6 dari Pengurus Besar Institute Karate Do Nasional (Inkanas).  
 
“Hosh! Saya ucapkan terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepada saya yang telah 36 tahun tidak mengenakan pakaian karate. Cukup lama sehingga memasang sabuknya pun saya takut berbeda,” kata Hatta Ali dalam sambutannya di Gedung MA Jakarta, Jumat (14/2).
 
Hatta mengaku sejak awal ikut latihan karate saat masih duduk di bangku SMP niatnya tidak baik yang tidak lain untuk berkelahi. “Terus terang awal masuk karate waktu itu saya dengan itikad tidak baik, karena saat itu masa remaja saya termasuk bengal, suka berantem, dimana-mana, dari SMP, SMA, sampai universitas masih suka berantem,” kata Hatta setelah menanggalkan Dan 2 usangnya itu.
 
Dia mengungkapkan berlatih karate niatnya untuk mengalahkan orang yang berbadan lebih besar darinya dan mampu bertahan ketika dikeroyok banyak orang. Namun, sepanjang mengikuti latihan karate, Hatta menyadari niatnya itu berubah.
 
“Saat mendapat sabuk hitam ini, saya justru menjadi penakut, ditantang orang di jalan saya menghindar. Inilah karate, bukan membuat kita semakin sombong, tetapi justru menurunkan keberanian kita terhadap hal-hal yang bersifat negatif,” papar pria yang pertama kali mendapatkan sabuk hitam pada tahun 1976 ini.
 
Beragam kejuaraan antar provinsi tingkat antar universitas dilakoni mantan mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) ini. Ia pun dengan bangga menyatakan karateka sabuk hitam saat itu hanya dirinya di Unair. “Saya termasuk rajin berlatih, 300 mahasiswa Unair saat itu hanya saya satu-satunya yang mencapai sabuk hitam,” ujar Hatta.
 
Saat Hatta lulus kuliah pada tahun 1978, lalu memilih mengadu nasib ke Jakarta. Saat itulah Hatta mulai menanggalkan sabuk hitamnya hingga puluhan karateka tampil di hadapannya hari ini dan menyematkan sabuk hitam baru, Dan 6 di pinggang Hatta. “Sumpah karate yang kita dengungkan mudah-mudahan bisa kita pegang teguh dan bisa dilaksanakan,” tutup Hatta.

Sumber :  http://www.hukumonline.com/

Last Updated ( Sunday, 20 December 2015 08:04 )  

Banner


Myanmar, Desember 13-15, 2013
Download PDF
WKF Approved Homolagated Items