You are here: Home Article Karateka Jadi Contoh Revolusi Mental‏

PB FORKI

Karateka Jadi Contoh Revolusi Mental‏

E-mail Print PDF

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Karateka dapat menjadi contoh revolusi mental di masyarakat. Sumpah Karate pun harus menjadi komitmen untuk membedakan Karate-Ka dengan orang awam. Harapan tersebut disampaikan oleh Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti, saat membuka Gashuku (latihan bersama, red) dan ujian sabuk hitam Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) di Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (14/5/2015).

“Saya harap Karate-Ka INKANAS dapat menjadi contoh di masyarakat sebagai revolusi mental dan menjadikan sumpah karate sebagai komitmen untuk menjadi orang yang berbeda dengan orang umum yang bukan Karate-Ka,” kata Badrodin yang juga Ketua Umum PB INKANAS dalam rilis yang diterima Tribunnews.com, Jumat (16/5/2015).

Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang eksistensi INKANAS dalam mengembangkan kualitas dan prestasi dalam forum nasional dan internasional. Badrodin juga berharap perguruan karate INKANAS dapat menyebar di berbagai asrama dan kesatuan POLRI. Ujian DAN untuk wilayah Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta akan berlangsung selama tiga hari.

Gashuku dipimpin oleh Shihan Ellong Tjandra. Kegiatan akan ditutup pada Minggu (17/5/2015) mendatang, diikuti oleh 152 Karateka, 32 Karateka Dan II, dan 11 orang Karateka Dan III.   Penulis: Deodatus Pradipto  Editor: Toni Bramantoro 

Last Updated ( Sunday, 20 December 2015 08:19 )  

Banner


Myanmar, Desember 13-15, 2013
Download PDF
WKF Approved Homolagated Items